Tempura yang halus dibuat dengan merendam dureup, tunas pohon angelica Korea, dalam kaldu suiji berbasis katsuobushi untuk mendapatkan rasa umami yang dalam sebelum digoreng dalam adonan ringan dan renyah.
🙋 Direkomendasikan untuk
⭐ Siapa pun yang menyukai tempura renyah bergaya Jepang dan ingin mencoba varian sayuran musim semi yang lebih khas
⭐ Pembuat rumahan yang mencari hidangan pembuka yang rapi dan cocok disajikan bersama bir atau minuman ringan
Ambil dureup yang telah direndam dalam kaldu suiji berbasis katsuobushi, lalu keringkan permukaannya secara lembut dengan tisu dapur.
Campurkan tepung tempura dengan air dingin hingga tidak ada sisa tepung kering, jaga agar adonan tetap ringan dan sedikit encer.
Oleskan dureup yang sudah dikeringkan dengan lapisan tipis adonan secara merata.
Masukkan dureup yang sudah dilapisi adonan satu per satu ke dalam minyak goreng yang telah dipanaskan hingga 170-180 derajat Celsius.
Goreng sebentar hingga kulit menjadi renyah dan sedikit tembus cahaya.
Angkat tempura, tiriskan minyak berlebih, pindahkan ke piring, lalu taburi sedikit garam sebagai finishing.
Ambil dureup yang telah direndam dalam kaldu suiji dan keringkan.
Baluri dureup dengan adonan tempura tipis yang terbuat dari air dingin.
Goreng dalam minyak 180 derajat hingga renyah, tiriskan dengan baik, lalu taburi garam.
Tips memasak 💡
Karena dureup telah direndam dalam kaldu suiji terlebih dahulu, dagingnya tetap kenyal dan enak, sambil membawa rasa umami yang dalam yang membuat setiap gigitan lebih hidup.
Jangan mengaduk adonan tempura terlalu banyak. Gunakan air es atau air dingin untuk membatasi pembentukan gluten dan menghasilkan tekstur yang lebih ringan ala Jepang.
Sejumput garam halus bekerja lebih baik daripada kecap karena memungkinkan aroma alami dureup muncul dengan jelas.