minuman pir halus 1 cangkir (cangkir kertas standar)
bawang putih cincang 1,5 sendok (sekitar 15–25 siung)
bubuk cabai kasar 1 sendok makan
bubuk cabai halus 2 sendok makan
bubuk cabai hijau 1 sendok makan
gula 1,5 sendok makan
MSG 0,5 sendok makan
garam 0,5 sendok makan
garam untuk merebus daging 1 sendok makan
lada untuk merebus daging 0,5 sendok makan
minyak wijen sedikit
biji wijen sangrai sedikit
Resep 🍳
Rendam potongan daging sapi pendek beku dalam air dingin selama 1 jam untuk menghilangkan darah, lalu bilas permukaan potongan dengan air mengalir hingga bersih dari fragmen tulang.
Masukkan daging ke dalam panci tekanan, tambahkan air secukupnya untuk menutupi daging, serta 1/2 bawang bombai, 1 bawang daun, 1 sendok makan garam, 0,5 sendok makan lada, dan 1 cangkir minuman pir halus. Masak selama 30 menit.
Angkat daging yang sudah matang dan pindahkan ke periuk tanah liat. Tuangkan tepat 2 sendok dari kaldu rebusan ke dalam periuk.
Tambahkan 0,5 sendok makan garam, 1,5 sendok makan gula, 0,5 sendok makan MSG, dan ketiga jenis bubuk cabai (1 sendok makan kasar, 2 sendok makan halus, 1 sendok makan hijau) ke dalam periuk.
Tambahkan bawang putih cincang segar secara generos langsung dari talenan, lalu letakkan periuk di atas api besar.
Goreng dan kurangi saus dengan cepat di atas api besar hingga bumbu melekat sempurna pada daging dan bawang putih matang sesuai selera—jangan sampai gosong.
Selesaikan saat cairan menyusut menjadi lapisan tipis di dasar periuk dan daging telah terbalur rata dengan bumbu. Tambahkan minyak wijen dan taburi biji wijen sangrai. Untuk pengalaman lebih baik, tumis sisa bumbu dengan kimchi dan nasi.
Bersihkan darah dari daging sapi pendek dan rebus dalam panci tekanan dengan sayuran, minuman pir halus, dan bumbu selama 30 menit.
Pindahkan daging ke periuk tanah liat, tambahkan 2 sendok kaldu, tiga jenis bubuk cabai, bumbu, dan 1,5 sendok bawang putih cincang.
Masak cepat di atas api besar hingga bumbu melekat dengan baik, lalu selesaikan dengan minyak wijen dan biji wijen sangrai.
Tips memasak 💡
Gunakan bawang putih segar yang baru dihaluskan sebelum memasak, bukan bawang putih cincang siap pakai, agar aroma allicin yang tajam dan pedas tetap terjaga.
Selalu gunakan ketiga jenis bubuk cabai (kasar, halus, hijau) untuk mendapatkan warna cerah, adhesi bumbu yang baik pada daging, serta rasa pedas yang tajam dan berlapis.
Jangan terlalu lama memasak daging di panci tekanan—30 menit sudah ideal. Terlalu lama akan membuat daging hancur terlalu banyak saat proses penyusutan akhir di periuk tanah liat.
Andong Jjimdak ala Okjubu
Andong Jjimdak yang manis, asin, pedas, mudah dinikmati di rumah.