Ttukdak Hyung Gochujang Jjagui
Jjagui lezat yang dibuat dengan daging babi yang diawali dengan bumbu dan digoreng manis menggunakan minyak bawang, lalu dimasak bersama kentang berukuran berbeda dalam saus pedas yang kental dan lengket.
🙋 Direkomendasikan untuk
- ⭐ Anda yang ingin membuat hidangan pencinta nasi dengan kuah gochujang kental dan lengket yang melimpah di atas nasi hangat yang panas
- ⭐ Pencari resep jjagui daging babi yang kaya dan enak untuk dimasak di tempat berkemah atau meja makan malam tanpa beban
- ⭐ Pecinta tekstur alami dari kentang yang melembut dan rasa harmonis antara kuah berbumbu dan cita rasa kuat dari bahan fermentasi
daging babibawang putihsakejaheikan terirumput kombudaun bawangkentangbawang bombailabu kuningtahucabai hijaukecap asinkedelai fermentasisaus gochujangbubuk cabai merahcuka ikan teri
Bahan yang dibutuhkan 🛒3 porsi
- daging babi (paha, punggung atau bahu) 500g
- garam dapur secukupnya
- lada hitam secukupnya
- bawang putih cincang
- sake
- jahe cincang secukupnya
- kaldu ikan teri-kombu (atau kaldu koin) 1L
- daun bawang 1 batang
- kentang 2 buah
- bawang bombai 1 buah
- labu kuning setengah buah
- tahu setengah potong
- cabai hijau 2 buah
- minyak sayur secukupnya
- kecap asin
- kedelai fermentasi
- saus gochujang
- bubuk cabai merah
- cuka ikan teri atau kecap untuk menyesuaikan rasa
Resep 🍳
- Potong daging babi menjadi ukuran mulut, tambahkan garam dapur, lada hitam, bawang putih cincang, sake, dan jahe cincang, aduk rata dan diamkan selama 30 menit di dalam kulkas.
- Potong daun bawang, pisahkan bagian putih yang memberi rasa segar dan bagian hijau untuk warna. Potong satu kentang besar, sisanya potong kecil agar mudah larut ke dalam kuah.
- Potong bawang bombai, labu kuning, dan tahu dengan ukuran seragam sekitar sama dengan daging babi agar mudah dikonsumsi dengan sendok.
- Panaskan minyak sayur dalam wajan, tumis bagian putih daun bawang hingga harum dan berwarna keemasan, hasilkan minyak bawang yang harum.
- Ketika aroma bawang muncul dan bagian putih daun bawang berubah kecoklatan, masukkan daging babi yang sudah dibumbui, tumis hingga permukaannya matang dan berwarna kecoklatan.
- Setelah daging matang, tambahkan kecap asin, kedelai fermentasi, dan saus gochujang sesuai takaran, turunkan api ke kecil, aduk perlahan agar bumbu tidak gosong dan menghasilkan rasa gurih yang kaya.
- Tuangkan kaldu ikan teri-kombu 1 liter, lalu masukkan kentang yang telah disiapkan (baik besar maupun kecil) sebelum air mendidih, agar matang bersama saat dipanaskan.
- Saat kuah mulai mendidih, masukkan bawang bombai, labu kuning, dan tahu yang telah disiapkan, masak hingga kentang benar-benar lunak dan kuah menjadi kental dan lengket.
- Setelah kentang kecil larut dan kuah menjadi cukup kental, tambahkan cuka ikan teri untuk penyesuaian rasa, lalu masukkan bawang putih cincang 1 sendok makan, bagian hijau daun bawang, dan cabai hijau, didihkan sekali lagi sebelum diangkat.
- Bumbui daging babi dengan garam, lada, bawang putih, sake selama 30 menit. Potong sayuran dan tahu dengan ukuran seragam seperti daging babi.
- Tumis daging dalam minyak bawang hingga matang, lalu tambahkan kecap asin, kedelai fermentasi, saus gochujang, dan bubuk cabai merah secara bertahap, aduk perlahan di atas api kecil agar tidak gosong.
- Masukkan kaldu ikan teri-kombu dan kentang terlebih dahulu, lalu tambahkan sisa sayuran dan tahu, masak hingga kuah menjadi kental, akhirnya tambahkan cuka ikan teri dan bawang putih untuk aroma yang tajam.
Tips memasak 💡
- Saat menambahkan bumbu dan mengaduk, daging bisa menempel di dasar wajan, jadi pastikan api diatur ke rendah dan aduk terus agar tidak gosong.
- Untuk bahan penyedap seperti saus gochujang dan kedelai fermentasi, tumis terlebih dahulu dalam minyak sebelum menambahkan kaldu agar rasa gurih keseluruhan semakin maksimal.
- Potong satu kentang sangat halus dan masukkan ke dalam kuah sejak awal proses memasak agar pati kentang larut sempurna ke dalam kuah dan menciptakan kekentalan khas jjagui.
- Bawang putih akan kehilangan aromanya jika ditambahkan terlalu dini, jadi tambahkan pada tahap akhir, tepat sebelum api dimatikan, agar aroma tajam dan kaya tetap terjaga.





