Sup kepiting bergaya Tiongkok yang direbus jernih dan kaya rasa, menampilkan daging kepiting lembut dan jamur enoki kenyal, dihias dengan busa putih telur seperti awan
🙋 Direkomendasikan untuk
⭐ Orang yang mencari penangkal mabuk yang halus dan tidak mengiritasi
⭐ Pembuat masakan rumahan yang ingin meniru pengalaman makan mewah ala Tiongkok
⭐ Orang yang ingin membuat sup berkualitas tinggi dengan bahan minimal dan kontrol panas sederhana
Parut jahe halus, lalu sobek jamur enoki menjadi potongan tipis setelah membuang batangnya, dengan tujuan teksturnya mirip daging kepiting.
Sobek daging kepiting (atau krill) menjadi potongan ukuran gigitan, dan pisahkan putih telurnya. Gunakan garpu untuk mengocok putih telur hingga membentuk gelembung halus dan mengembang.
Panaskan minyak bawang putih dalam wajan dengan api kecil, lalu tumis jahe parut dan bawang daun cincang hingga harum—jangan sampai berwarna cokelat.
Setelah aroma naik, tambahkan cuka dan soju, lalu tuangkan kaldu dan didihkan.
Bumbui dengan garam dan bubuk ayam, serta singkirkan busa yang muncul saat mendidih agar kaldu tetap bersih dan jernih.
Tambahkan daging kepiting dan jamur enoki yang sudah disiapkan, lalu rebus perlahan—hindari mendidih kuat agar kaldu tidak menjadi keruh.
Ketika kaldu mulai mendidih, sendokkan perlahan busa putih telur di atasnya seperti awan yang mengambang, biarkan matang perlahan dan merata.
Tutup dengan meneteskan minyak wijen di sekitar tepi mangkuk, lalu sajikan dalam mangkuk.
Parut jahe, sobek jamur enoki dan daging kepiting, serta siapkan busa putih telur dengan garpu.
Tumis jahe dan bawang daun dalam minyak bawang putih, lalu tambahkan cuka, soju, dan kaldu. Bumbui dengan garam dan bubuk ayam, lalu didihkan.
Tambahkan daging kepiting dan jamur enoki, lalu rebus pelan dan hias dengan busa putih telur seperti awan. Akhiri dengan minyak wijen.
Tips memasak 💡
Menggunakan garpu untuk mengocok putih telur menghasilkan busa kasar dan lembut—tidak terlalu kaku seperti meringue—yang lebih mudah menciptakan tekstur awan yang diinginkan.
Untuk menjaga kaldu tetap jernih dan transparan, hindari perebusan mendidih kuat; rebus perlahan mencegah kekeruhan.
Untuk cita rasa lebih dalam, sajikan dengan minyak cabai atau campurkan doubanjiang untuk menikmati profil rasa yang berbeda.