Lepaskan semua lapisan pelepah dalam jagung kecuali satu lapisan terakhir, lalu cuci jagung dan serat jagung secara lembut dengan air, potong hanya ujung-ujung serat yang kotor.
Di mangkuk, campurkan 1 sendok makan gula baru (atau Sinhwadang), setengah sendok makan garam bunga (atau cheonilyeom), dan 1 cangkir air hingga benar-benar larut.
Tempatkan jagung yang sudah disiapkan di dasar panci, lalu tambahkan air secukupnya agar sedikit menutupi jagung.
Letakkan serat jagung yang sudah dicuci di satu sisi panci, lalu tuangkan merata larutan gula baru dan garam ke atas jagung.
Tutup panci dan didihkan dengan api besar selama 20 menit.
Setelah 20 menit, angkat tutupnya dan balik jagung, susun kembali agar matang merata—atas ke bawah dan bagian dalam ke luar. Jika tingkat air terlalu rendah, tambahkan 2–3 cangkir air lagi.
Pasang kembali tutupnya dan lanjutkan mendidihkan dengan api besar selama 10 menit lagi, lalu matikan kompor.
Jangan buka tutup segera; biarkan istirahat sekitar 5 menit agar jagung menjadi lebih kaya dan lembap.
Siapkan jagung dengan menyisakan satu lapisan pelepah dalam dan serat jagung, serta siapkan larutan gula baru dan garam.
Masukkan jagung, serat jagung, air, dan larutan gula-garam ke dalam panci, tutup, dan didihkan dengan api besar selama 20 menit.
Balik jagung, didihkan lagi selama 10 menit, lalu matikan kompor dan biarkan mengukus selama 5 menit.
Tips memasak 💡
Hindari menggunakan gula biasa, karena bisa membuat jagung lengket; gunakan gula baru atau Sinhwadang untuk rasa manis yang bersih dan segar.
Selalu rebus jagung dengan satu lapisan pelepah dalam dan serat jagung agar aroma gurih meresap dalam dan mencegah kekeringan.
Balik jagung sekali saat merebus—dari atas ke bawah dan dari dalam ke luar—untuk memastikan bumbu merata dan masak merata.
Striker Chef Thai-style Corn Fritters
Camilan khas Thailand yang renyah dengan rasa manis alami jagung muda, ditambah aroma eksotis dari serai dan basil