Kecap asin ringan (atau kecap fermentasi) 5 sendok makan
Sirup malt (atau sirup beras) 4 sendok makan
Wine masak 3 sendok makan
Minyak wijen 1 sendok makan
Bubuk cabai merah kasar 1/2 sendok teh
Lada hitam 4 tetes
Air 100ml
Biji wijen sangrai 1 sendok makan
Resep 🍳
Letakkan bakso ikan bulat di atas saringan dan tuangkan air panas secara merata untuk menghilangkan minyak permukaan dan bau.
Setelah disaring, siapkan bakso ikan dan potong setengah bawang bombai menjadi kubus kecil sebesar persendian jempol.
Tambahkan bakso ikan yang telah disiapkan dan bawang bombai ke dalam wajan atau panci masak.
Sebelum menyalakan api, tambahkan bawang putih cincang, kecap asin ringan, sirup malt, wine masak, minyak wijen, bubuk cabai merah, dan lada hitam sesuai takaran yang telah ditentukan.
Tuangkan 100ml air, aduk perlahan, lalu nyalakan api tinggi dan mulai didihkan tanpa tutup.
Secara berkala balik bakso ikan dari atas ke bawah agar bumbu merata dan tidak lengket di dasar wajan.
Saat kuah mengental dan menjadi lengket, taburkan biji wijen sangrai untuk rasa gurih yang lebih kaya, lalu turunkan api menjadi sedang.
Terus didihkan hingga hampir tidak ada sisa saus di dasar wajan, lalu selesaikan.
Bilas bakso ikan dengan air panas untuk menghilangkan minyak, lalu potong bawang bombai menjadi ukuran gigitan.
Di dalam wajan, campurkan bakso ikan, bawang bombai, bumbu yang telah diukur, dan air, lalu didihkan dengan api tinggi.
Saat kuah mengental, tambahkan biji wijen sangrai dan terus didihkan dengan api sedang hingga saus benar-benar terserap.
Tips memasak 💡
Membilas bakso ikan dengan air panas menghilangkan zat tambahan dan minyak berlebih, membuat hidangan lebih bersih dan segar.
Menggunakan sirup malt atau sirup beras alih-alih gula membantu menjaga bakso tetap lembut dan lembap bahkan setelah dingin, mencegahnya mengering.
Pada tahap akhir, turunkan api menjadi sedang dan olesi bakso ikan secara merata dengan saus untuk hasil akhir yang seimbang dan bumbu yang mendalam.