Hidangan samping yang harum dan lembut dibuat dengan mengecat setiap daun perilla menggunakan bumbu doenjang kaya, dilapisi sedikit tepung, lalu dikukus hingga matang sempurna.
🙋 Direkomendasikan untuk
⭐ Bagi mereka yang ingin menikmati daun perilla dengan cara unik—di luar acar asam manis kecap, dengan rasa kaya, lembut, dan gurih
⭐ Orang-orang yang mencari resep hidangan samping rumahan yang berat dan menghangatkan hati, tetap lezat dan memuaskan sepanjang tahun
Cuci daun perilla secara menyeluruh di bawah air mengalir, lalu tiriskan hingga kering sempurna menggunakan saringan untuk menghilangkan semua kelembapan berlebih.
Cincang halus satu cabai hijau dan satu cabai merah, buang bijinya hanya jika diperlukan agar tidak terlalu pedas saat memasak; usahakan potongannya sekecil mungkin.
Di dalam mangkuk, campurkan cabai cincang, 1/2 sendok makan bawang putih cincang, 3 sendok makan doenjang, dan 1 sendok makan minyak wijen. Aduk hingga membentuk bumbu yang kental dan merata.
Tuangkan sekitar 1 liter air ke dalam panci kukus. Letakkan kain katun atau alas pengukus silikon di dasar panci, tutup rapat, dan panaskan air hingga mendidih dengan api besar.
Gunakan sendok untuk mengoleskan lapisan tipis dan merata dari bumbu doenjang ke setiap daun perilla—sekitar setengah sendok teh per daun.
Taburi sisi yang sudah dibumbu dengan sedikit tepung dengan cara meletakkannya sebentar di permukaan tepung, lalu angkat, pastikan hanya ada sedikit debu saja.
Setelah uap mulai naik, masukkan daun perilla yang sudah dibumbu dan ditaburi tepung ke dalam panci kukus, tumpuk dengan hati-hati sehingga sisi yang sudah dibumbu selalu menghadap ke atas.
Tutup kembali panci dan kukus dengan api sedang-kecil selama 20 menit. Kemudian buka tutup untuk menyelesaikan proses.
Cuci daun perilla dan keringkan sepenuhnya. Campur cabai cincang, bawang putih, doenjang, dan minyak wijen untuk membuat bumbu.
Oleskan setiap daun dengan lapisan tipis bumbu, lalu taburi sedikit tepung untuk menahan bumbu tetap di tempatnya.
Masukkan daun ke dalam panci kukus dengan sisi yang sudah dibumbu menghadap ke atas, tutup panci, dan kukus selama 20 menit setelah uap mulai keluar.
Tips memasak 💡
Hindari mengoleskan terlalu tebal bumbu doenjang, karena dapat membuat seluruh hidangan terlalu asin. Oleskan secara tipis dan merata agar bumbu tersebar merata di semua 90 daun.
Jangan terlalu banyak menaburi tepung, karena bisa menggumpal seperti adonan dan terlihat berantakan. Gunakan cukup sedikit saja untuk mencegah bumbu menetes.
Jangan pernah membalik daun saat memasukkannya ke dalam panci kukus—jika dilakukan, serpihan cabai dan doenjang akan tenggelam ke bawah. Selalu tumpuk dengan sisi yang sudah dibumbu menghadap ke atas.