Gorengan kue ikan pedas yang segar dengan finish bersih dan sedikit kesemutan, menggunakan minyak cabai dan doubanjiang alih-alih gochujang untuk menghindari rasa berat.
🙋 Direkomendasikan untuk
⭐ Orang yang mencari alternatif hidangan samping pedas dan beraroma kuat dibandingkan tumisan kue ikan biasa dengan kecap asin
⭐ Orang yang ingin makanan kotak atau lauk yang tetap lembut dan tidak mengeras seiring waktu
⭐ Mereka yang tertarik mencoba metode memasak gaya Tionghoa berbasis doubanjiang yang bersih namun tetap pedas
Potong kue ikan kotak menjadi potongan kecil, dan iris bawang bombai tipis-tipis.
Cincang bagian putih bawang daun halus, dan potong bagian hijau menjadi potongan lebih besar. Buat pola silang pada cabai hijau, lalu cincang kasar.
Campur dalam mangkuk: kecap asin 1 sendok makan, saus tiram 1 sendok makan, doubanjiang 1 sendok makan, gula 1 sendok makan, mirin 2 sendok makan, sirup jagung 2 sendok makan, bawang putih cincang 1 sendok makan, lada hitam 4 tetes, dan air 5 sendok makan untuk membuat saus pedas.
Panaskan wajan di atas api sedang-tinggi, tambahkan minyak cabai 2 sendok makan, lalu masukkan kue ikan dan bawang bombai yang telah dipotong.
Turunkan api menjadi sedang dan aduk goreng selama sekitar 2 menit hingga aroma pedas dari minyak cabai tersebar merata.
Saat kue ikan berubah kecoklatan, buat ruang di tengah wajan dan tuangkan saus yang telah disiapkan.
Bila saus mulai mendidih, tambahkan cabai hijau dan bawang daun yang telah dicincang, lalu aduk rata.
Jangan terlalu lama memasak karena kelembapan akan menguap dan kue ikan akan menjadi kering. Matikan api begitu saus meresap sempurna dan tidak lagi mengalir di dasar wajan.
Terakhir, tuangkan minyak wijen 2 sendok makan dan taburi biji wijen sangrai, lalu aduk pelan-pelan agar tercampur rata.
Potong kue ikan dan sayuran sesuai ukuran, serta siapkan saus berbasis doubanjiang.
Panaskan wajan di atas api sedang, tambahkan minyak cabai, lalu tumis kue ikan dan bawang bombai selama 2 menit.
Tuangkan saus dan didihkan, lalu tambahkan cabai hijau dan bawang daun. Aduk hingga saus sedikit mengental, lalu selesaikan dengan minyak wijen dan biji wijen sangrai.
Tips memasak 💡
Sementara gochujang meninggalkan rasa manis berat saat dimasak, doubanjiang memberikan finish yang lebih bersih, tajam, dan segar.
Menambahkan sekitar 5 sendok makan air ke dalam saus memastikan kue ikan tetap lembut dan empuk bahkan setelah dingin.
Pilih kue ikan dengan kadar daging lebih tinggi untuk tekstur kenyal yang lebih baik dan rasa lebih kaya setelah dimasak.